INDRALAYA, KINERJA – Prosesi ritual akademik, Yudisium ke 140 FE Unsri kali ini benar-benar tampil beda. Sebab, ada beberapa hal baru yang diterapkan Fakultas berkaitan dengan yudisium kali ini.

Suasana Yudisium ke-140 FE Unsri

Pertama, yudisium ke 140 menggunakan gedung Aula dan Pusat Kegiatan Mahasiswa, dimana bertepatan dengan hari yudisium hari ini, gedung itu diresmikan. “Mudah-mudahan fasilitas aula ini dapat digunakan dengan baik dan bermanfaat bagi civitas FE Unsri,” tutur Dekan Fakultas Ekonomi Unsri Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. dalam kata sambutannya.

Tak tanggung-tanggung, Rektor beserta jajaran wakil turut hadir dalam peresmian sekaligus kata sambutan pembukaan. Peresmian juga dihadiri ulama besar, Ustadz Buya Yahya yang sengaja datang bertepatan dengan hari ini (31/1) diadakan istighosah di Musala Fasilkom Unsri.

Lingkungan sekitar FE Unsri

Kedua, yudisium kali ini bersih dari papan karangan bunga. Nampaknya, surat edaran rektor tentang larangan menerima karangan bunga dari keluarga atau pihak luar bagi mahasiswa memang benar-benar diimplementasikan. Hal itu dimaksudkan menghindarkan kecemburuan sosial di kalangan mahasiswa, terutama mahasiswa yang kurang mampu secara perekonomian. Yudisium hari ini hanya ada pedagang buket bunga, souvenir dan makanan ringan, serta jasa fotografi portabel. Satupun tak kelihatan ada karangan bunga di sekitar lokasi yudisium.

Wartawan:
Bagas Pratama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here